17
Sun, Dec
0 New Articles

Bolt Optimis Gaet 1 Juta Pelanggan Dari Produk Baru "Ultra LTE"

Tekno
Typography

Jakarta, Berita7.com - Seiring makin luasnya jaringan 4G, para provider berlomba-lomba menyediakan layanan 4G. Demikian juga Bolt yang merupakan pelopor 4G pertama Indonesia terus mengembangkan jaringan keseluruh Nusantara dan pengembangan gudget. Baru-baru ini PT Internux, sebagai pengusung Bolt, meluncurkan gudget baru yang bernama Ultra LTE atau LTE-Advance. Produk tersebut diyakini akan digandrungi pengguna teknologi karena kecepatan downloadnya mencapai 200 Mbps.

"Saat ini, kami punya lebih dari 1,5 juta pelanggan. Kami harapkan dapat naik hingga 2,5 juta pelanggan," ujar Chief Commercial Officer Bolt, Larry Ridwan, di Nona Manis Resto, Jakarta, Senin, 21 September 2015.

Diketahui, dari 1,5 juta pelanggan Bolt tersebut, mayoritas berasal dari pengguna produk MiFi, ketimbang produk lainnya seperti Dongle, tablet, ataupun 4G smartphone (powerphone).

Beragam cara dilakukan anak usaha dari Lippo Group ini, salah satunya yang terlihat, yaitu dengan menggandeng beberapa vendor ternama, seperti ZTE dan Samsung. Sebelumnya, Bolt bekerja sama dengan Samsung untuk mem-bundling produk ponsel pintar (smartphone) terbarunya, yaitu J5.

Disinggung mengenai penjualan J5, Larry mengungkapkan, penjualannya dirasa positif. Namun, ketika ditanya soal angkanya, ia lebih memilih untuk tak menyebutkannya.

"J5 itu penjualannya luar biasa, kami tidak bisa memberikan angka persisnya. Tapi, dibandingkan dengan smartphone lainnya, itu luar biasa terbuktinya dari device-nya," kata dia.

Larry pun menambahkan, bila ada produk ponsel pintar dari vendor lain yang dirasa cocok, Bolt pun akan mengajak vendor tersebut kerja sama.

"Kebetulan, yang eksklusif saat ini baru Samsung. Kalau ada brand yang mau kerja sama, kami pasti akan melakukannya," ucap dia.

Diberitakan sebelumnya, di saat ekosistem 4G LTE sedang dibenahi, Bolt percaya diri dengan memperkenalkan teknologi baru di jaringan generasi keempat itu, yakni Ultra LTE. Diklaim, teknologi terbaru tersebut kecepatan unduhan dapat menembus hingga 200 Mbps.

Ultra LTE atau LTE Advanced (LTE-A) ini baru bisa dinikmati di wilayah Jabodetabek. Artinya, cakupan jaringan Bolt lainnya, seperti Medan belum dibisa dirasakan.

Dalam mengusung Ultra LTE, anak usaha dari Lippo Group ini, menawarkan tiga keunggulan, yaitu ultra-speed, ultra-coverage, dan ultra-value. Dengan demikian, Bolt berharap dapat menghadirkan akses data berkualitas dengan teknologi mutakhir yang sesuai kebutuhan konsumen.

"Meski ekosistemnya belum, tapi Bolt ingin selalu ingin jadi yang pertama dalam teknologi LTE ini. Dengan menggandeng Samsung akan memberikan pengalaman mobile broadband ultra cepat," ujar Larry.

Handset Samsung yang dimaksud, di antaranya Galaxy Note 5 dan Galaxy S6 Edge+. Kedua ponsel pintar tersebut baru diluncurkan ke pasar gawai oleh Samsung Electronics. (hnr/edr)