17
Tue, Jul
0 New Articles

Kooperatif, Polri Nyatakan FB Indonesia Tidak Tahu Apa-apa soal Kebocoran Data

Tekno
Typography

JAKARTA - Direktorat Tindak Pidana Siber mengatakan pertemuan dengan perwakilan Facebook di Indonesia guna meminta keterangan atas bocornya data tidak menghasilkan hal apapun.

Menurut Dir Siber Brigjen Rachmad Wibowo, FB yang ada di sini tidak tahu apa-apa. Mereka hampir tidak bisa menjawab setiap pertanyaan yang diajukan. Di pemanggilan pertama kemarin mereka datang, mereka kooperatif tetapi tidak bisa menjawab.

“Mereka banyak yang tidak tahu karena yang di sini hanya advertising saja. (Soal FB pusat) akan kita pertimbangkan apa perlu dipanggil. Akan kita pertimbangkan,” lanjut Rachmad di STIK/PTIK, Jumat (4/5).

Jenderal bintang satu ini menjelaskan bila ciri khas dunia siber ada tiga. Pertama, borderless yakni bisa dijangkau tanpa batasan teritori.

“Kedua, orang yang masuk medsos bisa dengan mudah memalsukan identitasnya, anonimous, yang tahu semua (identitas anonim) itu FB karena dia yang pegang servernya,” lanjutnya.

Ketiga, orang gampang diorganisir dengan medsos. Walau tidak kenal tetapi bisa termotivasi. Jadi bisa digunakan untuk digunakan radikalisasi untuk pengerahan massa.

“Hal yang merugikan ini, tiga kendala ini, kita minta FB tolong bantu kita kalau mereka mau tetap eksis di Indonesia,” sambung Rachmad.

Jika dalam pemeriksaan kedua FB tetap tidak memberi data yang signifikan untuk penyelidikan, Rachmad akan lapor ke regulator.

“Saya akan lapor ke Pak menteri kominfo apa kebijakan beliau dan saya kira Pak menteri sudah punya rencana kalau itu terjadi,” urainya.

Â

Sumber: BeritaSatu