17
Sun, Dec
0 New Articles

PDI-P pertanyakan sikap SBY yang terus serang Jokowi: "Ada apa?"

Politik
Typography

Jakarta-B7, 15/2/17 (SOLUSSI/BENDERRA) - Salah satu petinggi PDI-Perjuangan, Hasto Kristiyanto, menyatakan, pihaknya kini justru bertanya-tanya dengan sikap mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang (terus) menyerang Presiden Jokowi.

 

Seperti diketahui, ada 'serangan' dari Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kepada Presiden Jokowi lewat konferensi persnya, Selasa (14/2/17) tadi malam. Awalnya mengkritisi pengakuan mantan Ketua KPK Antasari Azhar yang membuka dugaan SBY dibalik kriminalisasi atas dirinya, oleh SBY justru dimanfaatkan untuk menyerang Jokowi.

 

Sekjen DPP PDI-Perjuangan (PDI-P) itu lalu mengatakan, pihaknya sama sekali tak mau terlibat dengan polemik antara SBY dengan Antasari. Namun, pihaknya heran SBY justru mengaitkan dan bahkan menyerang Presiden Jokowi.

 

"Apa persoalan besar dari Pak SBY sehingga setiap ada persoalan dia selalu menyerang Bapak Jokowi? Ini yang membuat kami agak prihatin," kata Hasto, Rabu (15/2).

 

Kata Hasto, apabila SBY merasa dirinya seorang pemimpin, seharusnya bisa mengedepankan hal-hal menyejukkan.

 

Hasto juga mempertanyakan SBY yang menuduh grasi kepada Jokowi punya motif politik oleh Presiden Jokowi. Sementara pemberian grasi oleh presiden justru setelah mempertimbangkan pendapat hukum dari Mahkamah Agung.

 

"Sehingga menurut saya ini tanggapan yang tidak tepat. Karena sekiranya logika bapak SBY itu dipakai, tentu saja pemberian grasi terhadap Corby juga bisa dimaknakan berbeda," kata Hasto.

 

Dia mengimbau SBY agar mengikuti seluruh proses jalannya pemerintahan yang baik. Diyakinkannya, Presiden Jokowi sudah memperhatikan aspek keadilan hukum ketika memberi grasi kepada Antasari.

 

"‎Saya pikir tuduh-menuduh kurang begitu pas dalam situasi-situasi seperti ini. Bahwa apa yang dilakukan Antasari mencoba untuk mencari keadilan, kami tidak campur tangan di situ," kata Hasto.

 

"Semua terga‎ntung penegakan hukum, di mana negara menjamin prinsip keadilan dan kesejukan." Demikian Hasto Kristiyanto, sebagaimana dioleh Tim 'SOLUSSInews' dan 'BENDERRAnews' berdasar 'BeritaSatu.com', didukung dokumentasi foto 'JR Pro Jakarta' untuk 'Berita7.com'. (Tim)