17
Tue, Jul
0 New Articles

Ini Perubahan Peraturan di Pilkada 2018

Politik
Typography

JAKARTA - Wakil Ketua Komisi II, Ahmad Riza Patria menyampaikan ada beberapa perubahan yang terjadi untuk pelaksanakan Pilkada 2018 dan Pemilu 2019.

Perubahan tersebut terkait dengan penghitungan suara. Ia mengatakan, rekapitulasi hasil pemungutan suara yang sebelumnya dilaksanakan langsung di tingkat kelurahan atau desa (Panitia Pemungutan Suara, PPS) akan langsung dilaksanakan di Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK).

"Jadi ada perubahan dari pemilu sebelumnya itu, bahwa pemungutan suara di TPS dan rekapitulasi langsung di kecamatan, kabupaten, provinsi baru di nasional," ujar Riza usai Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan KPU dan Bawaslu di Gedung DPR, Selasa (13/3).

Tidak hanya itu, di Pilkada 2018 perubahan yang terjadi adalah soal peraturan kampanye. Contohnya, saat ini atribut kampanye yang disiapkan KPU harus sesuai dengan kesiapan APBD daerah yang bersangkutan. Namun setiap peserta pilkada juga dapat mempersiapkannya sendiri walau jumlahnya dibatasi.

Letak atribut saat kampanye tersebut akan dibatasi dan diatur, asalkan tidak menganggu ketertiban, keindahan, dan sebagainya. Pihaknya ingin agar lebih tertib dalam pelaksanaan pilkada dan pemilu yang lebih bersih.

"Semua sedapat mungkin dibiayai APBN dan APBD sesuai kemampuannya," katanya.

Tidak hanya itu, pihaknya juga memastikan agar di Pilkada 2018 dan Pemilu 2019 seluruhnya harus sudah memiliki KTP elektronik atau minimal sudah melakukan perekaman data.

Menurut laporan Kementerian Dalam Negeri sudah ada sebanyak 97,4 persen yang melakukan perekaman data.

"Kami minta tahun ini sudah 100 persen yang melakukan perekaman data dan memiliki KTP elektronik, termasuk harus antisipasi pemilih pemula yang jumlahnya besar lebih dari 10 juta yang pada hari pemungutan suara itu sudah berumur 17 tahun memiliki hak pilih yang sekarang masih umur 16 tahun, itu kami minta antisipasi," pungkasnya.

Perubahan tersebut dilakukan karena dari evaluasi sebelumnya terhadap penggunaan atribut dan lainnya. Dengan demikian di pemilu kali ini disepakati dengan pengaturan sedemikian rupa.

Â

Sumber: Suara Pembaruan