25
Wed, Apr
36 New Articles

Marquez Tabrak Rossi, Balapan Kacau, Crutchlow Juara

Olahraga
Typography

JAKARTA - Grand Prix Argentina berlangsung kacau bahkan sebelum balapan dimulai, dan juara dunia Marc Marquez membuat ulah yang menyebabkan sejumlah insiden, salah satunya mengakibatkan Valentino Rossi jatuh, Minggu (8/4) waktu setempat atau Senin dini hari WIB.

Marquez tercatat mendapat dua kali penalti dalam balapan tersebut yang membuatnya gagal mendapatkan poin.

Pembalap LCR Honda Cal Crutchlow bisa lolos dari situasi kacau tersebut untuk tampil sebagai juara sekaligus merebut puncak klasemen.

Kekacauan berawal ketika start ditunda karena kondisi cuaca dan para pembalap memutuskan untuk kembali ke garasi masing-masing bersama motor mereka. Kecuali satu orang, pembalap Pramac Ducati Jack Miller yang tetap berada di trek dan duduk di atas motor ditemani krunya.

Keputusan Miller, pemegang pole position, justru dinilai mematuhi aturan sehingga ketika dilakukan restart semua pembalap diposisikan di luar grid jauh di belakangnya.

Drama berlanjut ketika tiba-tiba Marquez keluar barisan menuju ke depan dengan mendorong motornya. Kemungkinan mesinnya mati sehingga dia dorong dalam upaya menghidupkan mesinnya, namun belum ada konfirmasi soal ini.

Yang jelas, dia segera diusir oleh seorang marshall dan kemungkinan disuruh masuk pitlane untuk start dari sana. Faktanya, Marquez kembali ke posisi start semula dan disambut dengan gaya tubuh sinis oleh sejumlah pembalap.

Setelah itu, belum satu putaran terlewati, gaya agresif pembalap Tech 3 Yamaha Johann Zarco membuat Dani Pedrosa melebar dan kehilangan kendali sehingga terjatuh.

Kemudian, kembali Marquez menyita perhatian dengan menyalip Miller untuk memimpin balapan di putaran kedua. Sayangnya, dia kemudian mendapat hukuman ride through penalty akibat insiden sebelumnya di garis start. Hukuman itu dijalaninya di putaran kelima, dan dia kembali ke trek di urutan 19.

Dalam upayanya untuk kembali ke barisan depan, Marquez sempat menyenggol motor Aleix Espargaro di putaran ke-10 dan kemudian melambaikan tangan mengaku bersalah, meskipun terus melajukan motornya.

Upayanya termasuk luar biasa karena tujuh putaran menjelang finis dia sudah masuk tujuh besar dengan menyalip rival utamanya, Andrea Dovizioso.

Puncak drama di Sirkuit Termas de Rio Hondo terjadi ketika dia menabrak Rossi saat balapan tinggal menyisakan lima putaran saja. Rossi yang tidak menyangka akhirnya terbawa ke pinggir trek dan masuk lahan rumput masih dalam posisi menikung. Tak ayal, The Doctor pun terjatuh begitu saja.

Marquez kembali meminta maaf dengan lambaian tangannya sambil terus menggeber motor.

Di depan, Crutchlow akhirnya bisa menyalip Zarco untuk memimpin balapan dua putaran menjelang akhir, dan bisa menahan gempuran pembalap Prancis itu untuk memastikan kemenangan. Miller gagal bersaing menuju podium karena melebar dan tercecer ke urutan empat.

Pembalap Suzuki Alex Rins merebut podium pertamanya di MotoGP dengan finis ketiga.

Di tikungan akhir, Marquez masih mampu menyalip pembalap Yamaha Maverick Vinales untuk finis kelima. Namun kemudian, panitia kembali memberinya hukuman ride through yang dikonversi menjadi penalti 30 detik karena balapan sudah usai, sebagai buntut tabrakannya dengan Rossi.

Hukuman disebutkan karena "irresponsible ride" atau gaya membalap yang ceroboh

Dengan demikian, Marquez dinyatakan finis ke-18.