17
Tue, Jul
0 New Articles

Baru 60 Persen, Pencairan Dana Desa Baru 60 Persen

Nasional
Typography

JAKARTA - Baru 60 Persen, Pencairan Dana Desa Terkendala APBDÂ Untuk mendukung program padat karya di desa, pemerintah memutuskan dana desa 2018 sebesar Rp 60 triliun disalurkan dalam tiga tahap. Tahap pertama sebesar 20 persen ditransfer bulan Januari ke pemerintah kabupaten, dan selanjutnya dicairkan ke desa. Namun hingga saat ini, dana desa tahap pertama baru bisa dicairkan 60 persen. Padahal target pencairan tahap kedua bulan Maret ini, dan tahap ketiga ditransfer Juli mendatang.

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes Desa) Eko Putro Sandjojo mengatakan, masih ada beberapa daerah belum menerima dana desa karena APBD dan dan Peraturan Bupati (Perbup) yang belum disahkan. Masih ada tarik menarik antara kepala daerah dan DPRD setempat.

“Saya terus imbau kepala daerah supaya APBD dan Peraturan Bupatinya segara diselesaikan. Karena dana desa itu masuk gelondongan dari APBD, kalau APBD antara DPRD dan Bupati tidak selesai, maka dana desa akan jadi korban,” kata Eko di Jakarta, Jumat (9/3).

Eko mengingatkan, keterlambatan pencairan dana desa akan menghambat pembangunan di desa.

Mengatasi masalah ini, dia telah berkoordinasi dengan Menteri Dalam Negeri dan telah mengirimkan instruksi kepada kepala daerah untuk segera mengesahkan APBD.

Eko menambahkan, untuk pengawasan program padat karya dana desa, pihaknya melibatkan kepolisian, kejaksaan, dan kamtibmas di daerah tersebut. Hal ini dinilai cukup efektif untuk mengurangi potensi penyelewengan dana desa. “Ini cukup efektif, karena laporan-laporan itu berkurang jauh, dan saya sedang mendorong agar mereka tidak takut jika melaporkan,” kata dia.

Namun, menurut Eko, pengawasan yang paling efektif itu adalah dari masyarakat sendiri dan media masa. Masyarakat diminta untuk tidak sungkan melaporkan bila melihat indikasi penyelewengan di desanya.

Seperti diketahui, mulai tahun ini dana desa mulai difokuskan untuk program padat karya, yakni kegiatan yang dilaksanakan secara swakelola oleh masyarakat desa. Dari total dana desa 2018 sebesar Rp 60 triliun, 30 persen atau sekitar Rp 18 triliun akan dimanfaatkan untuk membayar upah pekerja di desa. Program ini diperkirakan akan menyerap lebih dari 5 juta lapangan pekerjaan.

Â

Sumber: Suara Pembaruan