25
Wed, Apr
35 New Articles

Semua PLB Papua Dibangun, Mendagri: Presiden Ingin Lebih Baik dan Bermanfaat

Nasional
Typography

MERAUKE - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menegaskan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) berkomitmen membangun perbatasan. Kawasan terdepan Indonesia sepatutnya menjadi lebih baik serta berguna bagi masyarakat Indonesia.

"Pak Jokowi ingin semua perbatasan dibangun. Dari ujung Rondo, Natuna, Skouw, kondisi seluruh perbatasan bisa lebih bagus, ada manfaat bagi masyarakat sekitar," kata Tjahjo di Distrik Sota, Merauke, Papua, Minggu (15/4).

Untuk diketahui, di Sota, terdapat Pos Lintas Batas (PLB). Sota merupakan wilayah perbatasan antara RI dengan Papua Nugini.

"Pak Jokowi sudah sekitar delapan kali berkunjung ke Papua. Ini bukti nyata tekad Pak Jokowi peduli dengan masyarakat Papua," ujar Tjahjo yang juga kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP).

Turut mendampingi Tjahjo dalam kunjungan di antaranya, Pelaksana Tugas Sekretaris BNPP Widodo Sigit Pudjianto, Penjabat Gubernur Papua Soedarmo dan Bupati Merauke Frederikus Gebze. Selain itu, ada juga Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri) Eko Subowo, Sekretaris Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kemdagri I Gede Suratha.

Selanjutnya, beberapa pejabat BNPP seperti Deputi Bidang Pengelolaan Batas Wilayah Negara Robert Simbolon, Deputi Bidang Pengelolaan Potensi Kawasan Perbatasan Boytenjuri serta Deputi Bidang Pengelolaan Infrastruktur Kawasan Perbatasan Restuardy Daud.

Tjahjo juga sempat berdialog dengan Komandan Koramil (Danramil) 1707-16/Sota Kapten Inf Daniel Ngilawane dan Ketua Lembaga Adat Distrik Sota Daud Limar. Tjahjo menyatakan, pemerintah pusat nantinya melakukan sejumlah pembangunan di Sota mulai dari renovasi Pos Lintas Batas Negara (PLBN), mendirikan puskesmas, rumah sakit, pasar markas pamtas hingga instansi pelayanan publik lainnya.

Sementara itu, Bupati Merauke menuturkan, pihaknya ikut melaksanakan program pemerintah pusat terkait pembangunan perbatasan. Saat ini, menurutnya, telah ada perluasan dan pengembangan wilayah pertanian di Merauke. Bupati juga menjamin keamanan perbatasan Sota. "Di Sota ini terbuka tapi nyaman. Di sana (Skouw) ketat tetapi tidak nyaman," tutur Frederikus.

Sedangkan Danramil mengungkapkan, lahan untuk membangun PLBN sudah tersedia. "Ada 100 meter ke arah kanan dan 100 meter ke arah kiri dari Pos Lintas Batas Sota. Pembangunan dibagi dalam zona pada PLBN Terpadu Sota yakni Zona Inti, Zona Sub Inti dan Zona Pendukung," ungkap Daniel.

Perjalanan menuju Sota dari Merauke menempuh waktu sekitar 1,5 jam. Kondisi jalanan mulus beraspal, meski masih ada lubang di beberapa lokasi. Gerbang bertuliskan "Good Bye and See You Again Another Day" terlihat ketika memasuki wilayah perbatasan di Sota.

Pada Senin (16/4), Mendagri akan menyambut kedatangan Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto di Bandara Mopah, Merauke. Wiranto dijadwalkan tiba pukul 07.15 WIT.

Menko Polhukam bersama Mendagri kemudian melakukan perjalanan ke Distrik Semangga dalam rangka panen raya bersama sekaligus penyerahan bantuan alat mesin pertanian. Direncanakan pukul 13.00 WIT, digelar pencanangan Gerakan Pembangunan Terpadu Kawasan Perbatasan (Gerbangdutas) 2018 Merauke di Kompleks Kantor Bupati Merauke.

Dalam keterangannya, Wiranto mengatakan, sesuai Nawacita pemerintahan Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla, BNPP memiliki tugas dan fungsi sebagai koordinator dan badan yang mensinkronkan pembangunan daerah-daerah pinggiran dari berbagai kementerian/ lembaga. Harapannya, segala yang dilakukan pemerintah menjadi lebih terarah dan efisien, efektif dan tidak tumpang tindih.

"Sehingga, kalau ada yang bilang pemerintah menelantarkan daerah perbatasan, hal itu salah besar. Karena, khusus saat ini untuk pembangunan kita di daerah perbatasan," kata Wiranto.

 

Sumber: BeritaSatu