17
Sun, Dec
0 New Articles

Ups !!! Antasari tuding HT disuruh SBY, saham MNC terus merosot

Hukum
Typography

Jakarta-B7, 16/2/17 (SOLUSSI/BENDERRA) - Nama pengusaha Hary Tanoesoedibjo terseret 'nyanyian Antasari'. Antasari sendiri yang mengekspos, Hary Tanoe alias HT mendapat suruhan Susilo Bambang Yudhoyono untuk menyampaikan 'sesuatu' pesan kepada dirinya.

Ternyata, keadaan ini berpengaruh kepada pergerakan saham PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) yang masih lanjutkan pelemahan di perdagangan hari ini, Kamis (16/2/17) ini. Saham MNCN dibuka di level Rp1.590 atau melemah dibanding penutupan perdagangan sebelumnya di 1.595 per USD.

Mengutip data dari Bursa Efek Indonesia, saham MNC kembali anjlok 50 poin atau 3,13 persen usai pembukaan ke level 1.545 pada pukul 10.26 WIB.

 

Saham MNCN bergerak melemah usai nama Hary Tanoe disebut Antasari yaitu pada Selasa (14/2/17) lalu. Padahal, pada Senin (13/2/17), saham MNCN bergerak cukup stabil di level 1.690-an. Di Selasa sore usai pengumuman Antasari, saham MNC terjun bebas 105 poin atau 6,18 persen ke 1.595.

 

Sebelumnya, nama Hary Tanoesoedibjo disebut dalam kasus mantan ketua KPK Antasari. Antasari mengungkap aktor di balik rekayasa kasus yang menyeretnya ke penjara selama 8 tahun. Dia menyebut ada peran Presiden RI keenam, Susilo Bambang Yudhoyono, di balik cerita cinta segitiga Antasari, Rani dan Nasrudin Zulkarnain.

 

Antasari menceritakan, pada bulan Mei 2007 rumahnya didatangi pengusaha bernama Hary Tanoesoedibjo tengah malam. HT datang ke rumahnya karena membawa pesan penting dari Cikeas. Pada Antasari, HT mengaku dirinya bisa didepak dari Cikeas bila misi yang diembannya gagal.

 

"Ada orang malam-malam ke rumah saya. Orang itu, Hary Tanoesoedibjo. Dia diutus Cikeas, siapa orang Cikeas? Dia diminta untuk bilang ke saya tak menahan Aulia Pohan," beber Antasari di Bareskrim Polri, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (14/2/17).

 

Saat itu, Antasari masih menjabat sebagai ketua KPK. Kebetulan, saat itu KPK baru saja menetapkan Aulia Pohan sebagai tersangka kasus penarikan dana Rp 100 miliar dari Yayasan Pengembangan Perbankan Indonesia.

 

"Dia (HT) bilang 'Saya datang membawa misi menemui bapak," kata Antasari menirukan ucapan Harry Tanoe saat itu dan disiarkan 'Merdeka.com'.

'Nyanyian Antasari'

Nama Hary Tanoesoedibjo kini terlanjur semakin populer sejak disebut dalam kasus mantan ketua KPK Antasari. Antasari mengungkap aktor di balik rekayasa kasus yang menyeretnya ke penjara selama 8 tahun. Dia menyebut ada peran Presiden RI keenam, Susilo Bambang Yudhoyono, di balik cerita cinta segitiga Antasari, Rani dan Nasrudin Zulkarnain.

Antasari menceritakan, pada bulan Mei 2007 rumahnya didatangi pengusaha bernama Hary Tanoesoedibjo tengah malam. HT datang ke rumahnya karena membawa pesan penting dari Cikeas. Pada Antasari, HT mengaku dirinya bisa didepak dari Cikeas bila misi yang diembannya gagal.

 

"Ada orang malam-malam ke rumah saya. Orang itu, Hary Tanoesoedibjo. Dia diutus Cikeas, siapa orang Cikeas? Dia diminta untuk bilang ke saya tak menahan Aulia Pohan," beber Antasari di Bareskrim Polri, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (14/2/17).

 

Saat itu, Antasari masih menjabat sebagai ketua KPK. Kebetulan, saat itu KPK baru saja menetapkan Aulia Pohan sebagai tersangka kasus penarikan dana Rp 100 miliar dari Yayasan Pengembangan Perbankan Indonesia.

 

"Dia (HT) bilang 'Saya datang membawa misi menemui bapak," kata Antasari menirukan ucapan Harry Tanoe saat itu.

 

Kasus ini direspons negatif para pemegang saham. Dikutip dari situs resmi Bursa Efek Indonesia (BEI), saham Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) saat ini terjun bebas 6,18 persen atau 105 poin ke level 1.595.

Penutupan perdagangan kemarin, MNCN masih berada di level 1.700 dan tadi pagi dibuka 1.695. Demikian seperti diolah Tim 'SOLUSSInews' dan 'BENDERAnews' untuk 'Berita7.com' berdasar laporan 'Merdeka.com'. (Tim)