Home Opini GADGET dan mie instant

GADGET dan mie instant

5 min read
0
0
234

Oleh:
Daniel Kaligis


Berita7.com – KITA menamainya sunyi. Seperti lorong-lorong pengembaraan. Di stasiun, di port-port crowded, di persimpangan, di rumah-rumah kopi, di bayang-bayang menara menjulang, di belantara, di kampus, di gedung penelur regulasi yang membincang rakyat, di dapur, di kamar tidur, dalam hati. Siapa? Video, games, foto. Patung! Gambar reposisi zaman, anak manusia.

Televisi, laptop, telepon genggam, komputer tablet, smart phone. Tontonan tak pernah sepi. Mereka yang berduit boleh akses langsung jadi saksi live, selfie, kemudian mengunggah status. Teknologi menemplak pusat syaraf, meramu neuron orok dalam perut mempersiapkannya pada benda-benda teknologi.

Jurnal Internasional mengungkap, bahwa Taiwan dan Amerika melarang anak-anak menggunakan smartphone. Tapi, orangtua-orangtua di negeri ini mendiamkan anaknya dengan gadget. Perhatikan di ruang-ruang peribadatan. Berapa orangtua yang punya anak terlihat tekun menikmati alur liturgi upacara, anaknya senyap, larut pada games.

Berapa waktu lalu, Taiwan mengeluarkan Undang-Undang yang melarang anak-anak di bawah usia 2 tahun menggunakan iPad dan smartphone. Bahkan tidak boleh menonton televisi. Khusus bagi anak-anak di bawah usia 18 tahun, hanya boleh menggunakan ketiga perangkat tersebut maksimal 30 menit sehari. Pemerintah Taiwan menetapkan punishment pada orangtua ‘bandel’ yang terbukti membiarkan anaknya memegang perangkat elektronik terlalu lama dengan didenda $ 1.000 US.

Bagaimana kondisi di negara kita? Menurut survei, ada enam puluh tujuh persen anak-anak di Indonesia punya telepon genggam. Di antaranya ada dua belas persen anak-anak yang memakai smartphone. Akses internet dan penggunaan media sosial lewat telepon genggam oleh anak-anak di Indonesia mencapai angka tertinggi dibanding Chili, India, Jepang, dan Mesir.

Suatu sore, saya melintas jalan Kyai Maja, Jakarta. Ada dua bocah duduk di depan warung di sisi jalan. Macet dan padat di sini. Matahari masih menyengat di awal Oktober, padahal posisi bola api itu sudah miring lebih empal puluh lima derajat di langit barat.

Sang bocah duduk bersebelahan, jemari lincah menggeser layar. Temannya menunggu di samping, mengawasi screen. Seorang ibu datang menyaji mie instan. Keduanya makan, lalu kembali sibuk dengan gadget.

Dulu, anak-anak berlari bergerombol, menikmati taman kota. Anak-anak kampung bercengkrama di pematang, berkejar di kali, melompat, berkelahi, lalu berdamai. Situasi itu perlahan musnah.

Walau bukan jadi patokan, anak-anak di Amerika nanti dianggap layak memegang smartphone di usia 12 tahun. Polling Harris Interactive menyebut, dua puluh dua persen orangtua di Amerika menganggap bahwa anak-anak di usia 10 tahun sudah dapat menggunakan smartphone. Sementara, lebih dari empat puluh tiga persen menganggap usia 11-12 tahun akan lebih baik.

Ketika masih menjadi redaktur halaman ASIK di harian Swarakita, berapa tahun silam, saya menutur pendapat ahli anak tentang perkembangan otak anak. Bahwa, perkembangan otak anak-anak akan lebih optimal jika diberi rangsangan sensorik secara langsung. Misalnya, meraba benda, mendengar suara, berinteraksi dengan orang, dan seterusnya. Jika anak usia di bawah 5 tahun menggunakan gadget terus-menerus, apalagi tak didampingi orangtua, maka, sang anak hanya fokus ke gadget dan kurang berinteraksi dengan dunia luar.

Terlanjur, masyarakat instan, mengejar hantu masa depan. Tak sadar masa depan adalah hari ini. Besok, bila tak bersiap, niscaya kita sama-sama akan menyaksikan jutaan anak generasi instan punah sumberdaya, bergelayut pada ketergantungan sistem.

Andai masih mungkin, letak sejenak gadget-mu, lihat anak-anak di sekitar kita. Ajari mereka berteman dengan sesama, berkawan dengan lingkungan dan alamnya. Cinta dan harap kita ada pada mereka! (*)

Load More Related Articles
Load More By abdul chaer
Load More In Opini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

Meikarta CBD Kembali Serah Terima 408 Unit Tower Pasadena Bernilai 419 Miliar Tepat Waktu

Berita7.com, Cikarang – PT Lippo Cikarang Tbk kembali mewujudkan komitmen kepada konsumen …