17
Sun, Dec
0 New Articles

Pemerintah Akui Meikarta Solusi Bagi 11,3 Juta Backlog Perumahan

Ekonomi
Typography

Berita7, Jakarta - Meikarta di nilai oleh pemerintah dapat membantu mengatasi backlog atau kekurangan perumahan. Hunian dengan harga mulai Rp127 juta terjangkau oleh masyarakat menengah ke bawah.

"Meikarta merupakan terobosan besar, baik dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, maupun dalam membantu pemerintah memangkas backlog rumah," ujar Dirjen Penyediaan Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kempupera), Syarif Burhanuddin, saat BTN Golden Property Awards 2017, Raffles Jakarta (11/9/2017).

Dia mengatakan, selain mampu membantu pemerintah mengatasi backlog, Meikarta juga memberikan multiplier effect sangat besar.

"Karena sektor properti memiliki mata rantai dengan sekitar 170 subsektor lain sehingga pembangunan Meikarta akan menggairahkan perekonomian yang sedang melambat," kata Syarif.

Menurut dia, kesuksesan program sejuta rumah sangat ditentukan suplai yang baik dari pengembang, baik melalui pembiayaan bank secara komersial maupun subsidi yang dibantu pemerintah untuk rumah murah.

"Pemenuhan 11,4 juta backlog perumahan membutuhkan terobosan dari BUMN dan swasta," katanya.

Sebelumnya, CEO Lippo Group James Riady, mengatakan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi, pemerintah saat ini menggelar pembangunan masif infrastruktur di koridor Timur Jakarta. Hal itu tak lepas dari posisi strategis koridor Timur Jakarta sebagai pusat perekonomian nasional.

"Kami sudah berkiprah selama 67 tahun, untuk itu kami mendukung kebijakan itu dengan terlibat aktif mengembangkan koridor tersebut lewat Meikarta," ujar James.

Salah satu keterlibatan aktif itu dilakukan Lippo melalui rencana pembangunan kota baru, yaitu Meikarta. James berharap Meikarta akan semakin melengkapi pembangunan infrastruktur masif koridor Timur Jakarta untuk memperkuat posisi koridor ini di kancah nasional.

"Lebih dari itu, Meikarta juga kami proyeksikan mampu memberikan nilai tambah bagi koridor Timur Jakarta, yang pada akhirnya menjadi daya tarik bagi kehadiran investasi asing," ucap James.