17
Sun, Dec
0 New Articles

Thermax Bangun Pabrik Manufaktur di Indonesia

Ekonomi
Typography

Jakarta - Perusahaan energi lingkungan, PT Thermax International Indonesia (PT TII), membangun pabrik manufaktur yang berada di kawasan industri Krakatau, Cilegon, Banten dengan nilai investasi US$ 25 juta (setara Rp 319 miliar). Pabrik ini akan menjadi basis produksi perusahaan guna mendukung pelanggan Thermax di pasar Asean.

Pabrik baru tersebut akan menghasilkan berbagai macam produk standar perusahaan, antara lain boiler kemasan, pemanas, pendingin, aksesoris uap, air dan pengolahan air limbah serta peralatan pengendalian polusi udara seperti electrostatic precipitators (ESPs) dan bag filter. Anak perusahaan Thermax dan jaringan layanan penjualan di Malaysia, Thailand dan Filipina akan membantu inisiatif bisnis PT TII.

"Kami mendirikan PT Thermax International Indonesia pada tahun 2014 bertujuan untuk fokus pada pasar di Indonesia dan Asia Tenggara. Sehubungan dengan hal tersebut Thermax dengan bangga mempersembahkan fasilitas baru ini guna mendukung rencana pertumbuhan yang luar biasa di Indonesia," ujar Chairperson Thermax Group, Meher Pudumjee, di Jakarta, Rabu (26/7).

Menurut Meher, Indonesia memiliki potensi pasar yang sangat besar ditambah dengan pertumbuhan ekonomi yang tinggi di kisaran angka 5 persen. Hal tersebut, kata dia, menjadikan Indonesia sebagai negara yang tersesar di Asean.

"Apalagi, pemerintah Indonesia juga sangat mendukung investasi dan sumber daya manusia di negara ini juga termasuk unggulan. Bagi kami, tidak ada alasan lain untuk menjadikan negara in sebagai basis manufaktur," tambahnya.

Sementara itu, MD dan CEO Thermax, MS Unnikrishnan, Asia Tenggara memiliki potensi pertumbuhan yang luar biasa. Karenanya, lanjut dia, Thermax optimistis dapat berkontribusi terhadap pertumbuhan dan kemajuan di wilayah ini.

"Kami memiliki fleksibilitas dalam meningkatkan kegiatan manufaktur dengan ekspansi secara bertahap. Kami telah berinvestasi di tim penjualan, layanan dan teknis serta bekerja sama dengan beberapa pihak terkait," kata Unnikrishnan.

Fasilitas yang baru diresmikan ini, lanjut dia, akan melayani berbagai sektor industri antara lain makanan dan minuman, minyak sawit, tekstil, bahan kimia, tenaga listrik dan perhotelan.

"Thermax juga telah membentuk beberapa kemitraan dengan para pelanggan. Selain itu juga telah mengajukan penawaran dan bekerjasama dengan beberapa kontraktor EPC dalam negeri untuk menangani berbagai proyek energi dimasa yang akan datang," tambahnya. (Tim/h).