Home Opini CATATAN KECIL Untuk JENDERAL POLISI (Purn.) Prof. Dr. AWALOEDIN DJAMIN, MPA, Ph.D

CATATAN KECIL Untuk JENDERAL POLISI (Purn.) Prof. Dr. AWALOEDIN DJAMIN, MPA, Ph.D

11 min read
2
0
1,139

 

“Bukan hanya rakyat saja yang harus belajar, namun seorang pemimpin senantiasa harus terus menerus mendidik diri sendiri, hanya dengan itulah kita bisa mendidik orang lain atas dasar kecintaan, kebenaran dan keberanian untuk mengakui kesalahan” (Mohammad Hatta – Wakil Presiden RI yang pertama) 1945 s/d 1956

Sekelumit pandangan di atas tidaklah salah jika saat ini kita tujukan kepada peraih gelar Master of Public Administration (MPA) di University of Pittburg Pensylvania Amerika Serikat (1961), Doktor di University of Southern California Amerika Serikat (1963) dan Profesor pertama di lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia, karena di usia menjelang 90 Tahun (tepatnya pada tanggal 26 September 2017), figure pendidik yang jenius ini tidak pernah berhenti di dalam mencurahkan segala tenaga dan fikirannya demi kepentingan masyarakat, bangsa dan negara pada umumnya, serta institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia khususnya.    Seluruh sepak terjang dunia Kepolisian di dalam mewujudkan harapan publik, selalu beliau ikuti dari waktu ke waktu, hal ini sebagai salah satu bukti bahwa Prof. Dr. Awaloedin Djamin, MPA, PhD, selalu konsisten memegang prinsip, bahwa sekali Bhayangkara tetap Bhayangkara, dan sekali Pejuang terus Berjuang.

Tentu pernyataan di atas, jika kita Tarik benang merahnya dengan pidato Menhankam / Pangab Jenderal TNI M.Yusuf selaku inspektur upacara serah terima jabatan Kapolri dari Jenderal Polisi Drs. Widodo Budidarmo kepada Jenderal Polisi Prof. Dr. Awaloedin Djamin, MPA, PhD. pada tanggal 26 September 1978, yang menggaris bawahi, diantaranya :

Pertama : Perbaikan itu tidak ada hentinya, maka berusahalah secara terus menerus untuk melakukan konsolidasi, pembenahan dan aksi nyata dalam pengelolaan bidang administrasi, sumber daya manusia maupun kesiagaan operasional seluruh satuan kewilayahan,

Kedua    : segera benahi tugas pokok, fungsi dan peran Kepolisian, agar rakyat benar – benar merasakan bahwa insan Polri adalah Abdi dan Pengayom masyarakat, dari situlah muncul gagasan Prof. Dr. Awaloedin Djamin MPA, PhD., untuk mengeluarkan kebijakan yang sangat populer, yaitu :

“POLA DASAR PEMBENAHAN POLRI”

yang realisasinya, diwujudkan melalui penerapan Overall Reform pada aspek organisasi, moralitas / mentalitas / kualitas SDM Polri, modernisasi Sarpras Polri, peningkatan anggaran dan kesejahteraan anggota, maupun memperluas jaring kerjasama lintas kelembagaan serta Kepolisian antar negara, yang kesemuanya itu di harapkan mampu menjawab tantangan situasional dalam upaya meningkatkan kepercayaan masyarakat, terhadap kualitas kinerja Kepolisian.

“waktu luang akan menjadi teman baik bila kita tahu bagaimana memanfaatkannya, sebaliknya waktu tersebut akan menjadi musuh berat bila kita salah menggunakannya” (Robert F. Kennedy)

Kata bijak dari salah satu tokoh dunia di atas, rasa – rasanya juga melekat pada prinsip hidup serta perjuangan beliau sebagai insan bhayangkara yang piawai, dan sekaligus politisi yang handal (pernah menjabat sebagai Anggota DPR GR 1964-1966, Menteri Tenaga Kerja RI 1966, Anggota MPR RI 1966-1971 maupun Duta Besar untuk Republik Federasi Jerman 1976-1978), dan pasca Prof. Dr. Awaloedin Djamin MPA, PhD., menyerahkan jabatan Kapolri kepada Jenderal Polisi Anton Soedjarwo pada tanggal 3 Desember 1982, berbagai ladang pengabdian juga tidak pernah lepas ditekuni oleh sosok Putra Minang Sumatera Barat, yang lahir di Padang tanggal 26 September 1927 ini, diantaranya Guru Besar FISIP – Universitas Indonesia, Anggota Dewan Pertimbangan Agung RI Tahun 1983 – 1988, Penasihat Kapolri Urusan Kerjasama Luar Negeri, Ketua Umum Asuransi Jaminan Sosial Indonesia (AJSI), President Asean Social Security Association (ASSA), Anggota Dewan Paripurna Legiun Veteran, Rektor Universitas Pancasila Tahun 1983 – 1985, Anggota Executive Committee International Association of University President (IAUP), Ketua Dewan Pembina dan Penasihat Perhimpunan Alumni Jerman, Dekan Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian, Anggota Badan Pertimbangan Pendidikan Nasional (BPPN) Tahun 1993—1998, Ketua Umum PP.Polri (1999 – 2001), Ketua Dewan Penasihat Ahli Kapolri dan Ketua Dewan Penasihat PP.Polri 2016 – 2021.

 

Demikian halnya dengan pemanfaatan waktu yang kosong, selalu diisi dengan menulis buku, adapun beberapa karya tulis Guru Besar kita yang sampai saat ini tetap dipedomani oleh seluruh jajaran Kepolisian dan / atau generasi muda bangsa, antara lain  Penyempurnaan Aparatur Dan Administrasi Negara Republik Indonesia Evaluasi Dasawarsa I dan Prospeknya (1994), Pengalaman Seorang Perwira Polri (1995), Kumpulan Makalah Tentang Pengembangan Sumberdaya Manusia Indonesia (1996), Reformasi Aparatur/Administrasi Negara R.I. Pasca Pemilu 1999 (1999), Menuju Polri Mandiri Yang Profesional Pengayom, Pelindung, Pelayan Masyarakat (1999), Ir. H. Djuanda Negarawan, Administrator, Teknokrat Utama (2001), Sejarah Perkembangan Kepolisian di Indonesia dari Zaman Kuno sampai sekarang 2006 (revisi buku Sejarah Kepolisian di Indonesia 1997), Kedudukan Kepolisian Negara RI dalam Sistem Ketatanegaraan Dulu, Kini dan Esok (2007), Sistem Administrasi Kepolisian Negara Republik Indonesia (2011), Buku Panduan Crime and Loss Prevention (2015), Jenderal Polisi R.S. Soekanto Tjokrodiatmodjo Bapak Kepolisian Negara RI, Peletak Dasar Kepolisian Nasional yang Profesional dan Modern (2016), Konsolidasi Internal Polri & Reformasi Menyeluruh (2017) dan sebagainya.

 

“Janganlah Dharma Bhaktimu dijadikan alasan untuk meminta dan menuntut”

Jakarta, 1 Juli 1961

Jenderal Polisi Raden Soekarno Djojonegoro

(Kepala Kepolisian Negara 15 Desember 1959 – 29 Desember 1963)

 

Selanjutnya perjalanan waktu terus bergulir, demikian halnya dengan estafet kepemimpinan Polri yang saat ini dipegang oleh Jenderal Polisi Drs. Tito Karnavian, MA, PhD., kiranya beberapa issu pokok yang menyangkut aspek transparansi, demokratisasi, liberalisasi, Hak Asasi Manusia, fenomena global yang mempengaruhi kuantitas / kualitas kejahatan konvensional, kejahatan yang menggerogoti kekayaan negara, kejahatan yang berpotensi memunculkan kontinjensi social, kejahatan lintas negara (narkoba, terorisme, arm smuggling, illegal mining / fishing / loging, cyber crime, human trafficking dan sebagainya), issu primordial yang berbasis SARA dan mengganggu asas kebhinekaan, sikap arogansi oknum petugas Kepolisian yang dapat mempengaruhi citra dan trust public, sinergi polisional serta bentuk – bentuk tantangan lain yang harus disikapi oleh para generasi Polri, yang saat ini sedang memegang amanah, kiranya apa yang pernah digagas dan disampaikan oleh Bapak Satuan Pengamanan Indonesia ini tetap menjadi perhatian Polri, diantaranya masalah :

  1. Kepercayaan masyarakat terhadap Polri, merupakan salah satu modal berharga di dalam misi Kepolisian untuk menjaga dan memelihara stabilitas Kamtibmas.
  2. Budaya koruptif dan penyalahgunaan wewenang harus dibersihkan, sebagai salah satu langkah untuk mensukseskan perubahan kultur Polri, sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat serta penegak hukum yang profesional.
  3. Modernisasi di bidang sarana prasarana, system dan metoda serta cara berfikir aparat kepolisian di era transparansi global harus dapat terwujudkan, agar jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia mampu berkiprah dalam dimensi nasional, regional maupun internasional.

inilah catatan kecil yang bisa dirangkum penulis, agar pesan moral Jenderal Polisi (Purn.) Prof. Dr. Awaloedin Djamin, MPA, PhD., yang pada tanggal 26 September 2017 genap berusia 90 Tahun ini, tetap terpatri di seluruh lubuk hati Insan Bhayangkara yang Rastra Sewa Kotama.

Selamat Ulang Tahun ke-90

Jenderal Polisi (Purn.) Prof. Dr. Awaloedin Djamin, MPA, PhD.

Semoaga Allah SWT selalu memberikan nikmat sehat lahir bathin kepada Jenderal, Amin…. Amin…. Amin Ya Rabbal Alamin

 

Ciri – ciri Orang Hebat bisa dikenali melalui

1. Murah hati dalam perencanaan

2.Humanis dalam pelaksanaa

3.Tidak berlebihan dalam keberhasilan

(Otto Von Bismarck, Konselir Jerman 1815 – 1898 )

 

Penulis:

SEKRETARIS JENDERAL PP.POLRI

Irjen Pol (P) Drs. SUNARKO D.A, MH.

 

 

 

Load More Related Articles
Load More By abdul chaer
Load More In Opini

2 Comments

  1. lingga

    August 25, 2017 at 10:34 pm

    Pak Awaloedin terus dong berkarya…tulisan Inspired bagi kami yg masih junior. Seyogyanya kita punya knowledge dishare dlm bentuk tulisan biar bisa dibagikan buat junior2 kita

    Reply

  2. syafruddin

    August 25, 2017 at 10:40 pm

    Quotenya Dalem banget.. “

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

Meikarta CBD Kembali Serah Terima 408 Unit Tower Pasadena Bernilai 419 Miliar Tepat Waktu

Berita7.com, Cikarang – PT Lippo Cikarang Tbk kembali mewujudkan komitmen kepada konsumen …