Home Hukum & Politik Bobol ATM, Polda Bali Ciduk Warga Bulgaria

Bobol ATM, Polda Bali Ciduk Warga Bulgaria

4 min read
0
0
32

DENPASAR – Berita7.com – Tim Reserse Mobil (Resmob) Ditreskrimum Polda Bali meringkus seorang warga Bulgaria berinisial VKB (48) yang melakukan aksi kejahatan pembobolan data nasabah beberapa waktu lalu.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Bali, Komisaris Besar Polisi Hengky Widjaja, saat dikonfirmasi di Denpasar, Senin (18/3/2019) membenarkan penangkapan tersangka berinisial VKB itu dilakukan pada 17 Maret 2019, pukul 07.00 WITA.

“Modus yang digunakan tersangka melakukan aksinya dengan menggunakan kartu ATM palsu berwarna putih yang telah berisi data rekening nasabah bank yang sudah diambil sebelumnya dan melakukan penarikan uang di ATM,” ujarnya.

Sebelum tersangka ditangkap, petugas mendapat laporan bahwa ada aktivitas penarikan uang di ATM dengan waktu yang tidak wajar, pada 06.00 WITA 15 Maret 2019. Diketahui, tersangka melakukan penarikan uang sebanyak lima kali dengan jumlah total Rp 10 juta. Selanjutnya petugas Resmob Polda Bali melakukan penyelidikan.

Petugas melakukan pemantauan 06.00 WITA pada 17 Maret 2019, di mana saat itu pelaku terlihat akan masuk di ATM Gunung Soputan, tetapi karena di sekitar lokasi saat itu cukup ramai, tersangka batal menarik ATM. Lalu tim berusaha memberhentikan tersangka, tetapi pelaku justru melarikan diri menuju Jalan Nakula dengan mengendarai sepeda motor dengan cara melawan arus lalin dan menabrak pengendara lain.

“Saat pelaku terjatuh dari motor itulah, petugas menangkap tersangka. Kemudian petugas melakukan penggeledahan terhadap tersangka. Adapun barang bukti yang diamankan yakni uang tunai pecahan Rp 100.000 berjumlah mencapai Rp 40 juta, kemudian uang tunai pecahan Rp 50.000 berjumlah Rp 6,5 juta, uang tunai pecahan 100 euro empat lembar,” katanya.

Petugas juga menemukan uang tunai 10 dolar AS berjumlah satu lembar dan pecahan satu dolar berjumlah 10 lembar, kemudian uang tunai pecahan 20 euro berjumlah dua lembar, uang tunai Korea pecahan 100 won berjumlah satu lembar, dan uang tunai Leva nominal 20 Leva berjumlah dua lembar.

Selanjutnya, nominal lima Leva berjumlah dua lembar, uang tunai Eeuro pecahan 10 dan pecahan lima euro masing-masing satu lembar, satu buah Gopro, satu buah telepon genggam merek Motorola warna hitam, satu buah telepon genggam merek iPhone 6 S warna grey, satu buah HP merek Neffos warna gold, satu buah paspor, dua buah laptop merek Dell dan Acer, dua buah ATM Unit Credit Bulbank dan Postbank.

“Atas perbuatannya pelaku akan dijerat dengan Pasal 30 juncto Pasal 46 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) juncto Pasal 30 juncto Pasal 55 atau pasal 363 juncto 55 KUHP. Saat ini tersangka dan barang bukti dibawa dan diamankan di Mapolda Bali guna pemeriksaan lebih Lanjut,” ujar Hengky.

Load More Related Articles
Load More By mark Kin
Load More In Hukum & Politik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

Data C1, Dasar Prabowo Umumkan Kemenangan

JAKARTA – Berita7.com – Juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sa…