25
Wed, Apr
36 New Articles

Ini Dia Menteri Kabinet Kerja yang Pantang Manjakan Anak

News
Typography

Jakarta, Berita7.com  -  Jabatan orang tua kadang jadi petaka bagi anak. Banyak anak muda menyalahgunakan status dan jabatan orangtuanya. Akhirnya mereka pun jadi pribadi memiliki prilaku negatif.

Namun kata "manja" tidak ada di kamus pengasuhan anak bagi Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) M Nasir. "Saya tidak pernah memberikan fasilitas kemudahan apa pun untuk anak-anak, apalagi memakai uang negara untuk keperluan mereka," ujar Nasir ketika berbincang dengan wartawan di kantornya, baru-baru ini.

Sejak kecil, Nasir melatih anak-anaknya untuk menjalani hidup secara sederhana. Dia menekankan pentingnya pendidikan, disiplin dan kerja keras jika mereka ingin menjadi orang sukses. Namun, ayah tiga putra itu juga membebaskan anak-anaknya memilih jalan hidup masing-masing; mulai dari sekolah, kuliah hingga pekerjaan. Bahkan, ketika salah satu putranya keluar masuk berbagai perusahaan dan berganti pekerjaan, Nasir hanya mengingatkan.

"Saya selalu bilang ke anak-anak, kamu sudah dewasa, tentukan hidup sendiri. Papa hanya mengantarkan kamu, tetapi hidup adalah pilihanmu," imbuhnya.

Di sisi lain, kesibukan sebagai menteri tentu menguras waktu mantan Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Diponegoro (Undip) itu. Sering kali, kata Nasir, rencana menghabiskan waktu bersama saat akhir pekan batal karena tiba-tiba harus bekerja. Nasir pun lebih banyak menghabiskan hari-hari di rumah dinasnya dan kesulitan mengambil momen untuk mudik ke Ngawi, Jawa Timur. Meski begitu, Nasir mengimbuhkan, keluarganya tidak pernah protes.

"Sejak awal saya bilang, karena ditugaskan oleh negara, saya investasikan hidup saya untuk negara," tegasnya.